b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>
.: Selamat Datang Di Blog kami :.
Showing posts with label Kisah. Show all posts
Showing posts with label Kisah. Show all posts

Saturday, October 31, 2015

Diusir dari Kota Hanya Karena Mimpi

Kisah Abu Nawas hadir kembali sobat dengan cerita-cerita cerdik darinya. Petualangan Abu Nawas serasa tidak ada habis-habisnya untuk diceritakan kepada sahabat semuanya.

Kali ini, entahlah...

Kenapa hanya gara-gara mimpi saja, Abu Nawas sampai diusir dari kota. Keputusan Raja sudah bulat dan Abu Nawas tak dapat mengelaknya lagi.

Tapi, bukanlah Abu Nawas kalau tak dapat menyelesaikan masalah seperti ini. Sepelik apapun kasus yang ada, biasanya Abu Nawas berhasil menolong dirinya sendiri maupun orang lain.

Akankah Abu Nawas berhasil menggunakan akalnya untuk memecahkan kasus yang dilimpahkan Baginda Raja Haru, ataukah kali ini dia akan mendapat hukuman yang berat ya. Berikut ini kisahnya.

Pada suatu hari, Abu Nawas dipanggil oleh raja. Kelihatannya ada sesuatu yang sangat penting untuk dibicarakan berdua. Apes benar nasib Abu Nawas.


Dengan berat hati, raja memberi perintah,
"Tadi malam aku bermimpi bertemu dengan seorang laki-laki tua yang mengenakan jubah putih. Ia berkata bahwa negeri ini akan ditimpa bencana besar jika orang yang bernama Abu Nawas masih tetap tinggal di negeri ini."
Abu Nawas mendengarkan dengan seksama titah rajanya.

Sang Raja berkata lagi,
"Engkau harus diusir dari negeri ini, sebab engkau adalah pembawa sial. Kamu boleh kembali dengan syarat tidak boleh berjalan kaki, berlari, melompat-lompat, merangkak, menunggang keledai atau binatang tunggangan lainnya."

Mendengar titah rajanya, akhirnya Abu Nawas pun berkemas. Dengan bekal secukupnya, Abu Nawas mulai meninggalkan rumah dan istrinya yang melepasnya dengan uraian air mata.

Sudah dua hari lamanya Abu Nawas mengendarai keledainya dan bekal yang dibawa pun mulai menipis.
Sebenarnya Abu Nawas tak terlalu sedih dengan pengusirannya tersebut. Karena dia sangat yakin sekali bahwa Tuhan Yang Maha Perkasa akan segera menolongnya dari kesulitan yang menjeratnya tersebut.

Bukankah tiada seorang teman pun yang lebih baik daripada Allah SWT pada saat-saat seperti itu?

Kecerdikan Abu Nawas


Hari berganti hari. Setelah sekian lamanya, Abu Nawas yang tengah berada di negeri orang, mulai diserang rasa kangen yang menyayat hati.

Memang tak ada jalan keluar yang lebih baik dari berpikir dan berpikir. Namun dengan akal bagaimana, seperti apa, agar ia bisa memecahkan masalah ini.

"Bagaimana kalau aku menyuruh orang agar menggendongku sampai ke istana ya. Ah tapi itu tidak mungkin, mana ada yang mau menggendong orang sejauh itu?" kata Abu Nawas.

"Aku harus bisa menolong diriku sendiri tanpa melibatkan orang lain, "guman Abu Nawas.

Memasuki hari yang kedua puluh, Abu Nawas yang cerdik itu berhasil menemukan suatu cara, yang mana hal tersebut bukan merupakan larangan raja.

Setelah semuanya dipersiapkan, Abu Nawas mulai berangkat ke negerinya sendiri. Rasa rindu bercampur senang menggumpal menjadi satu. Kerinduan yang selama ini melecut-lecut, semakin menggila saja karena Abu Nawas sudah mulai dekat dengan kampung halamannya.

Pada tengah hari,akhirnya Abu Nawas sampai juga di kampung halamannya.

Para penduduk, teman, saudara, semuanya bergenbira menyambut kedatangan Abu Nawas dengan penuh suka cita. Kabar pun mulai menyebar luas hingga sampai ke istana.

Para penduduk senang karena Abu Nawas adalah sosok yang dicintainya. Berbeda dengan raja, dia pun juga turut senang karena pasti kali ini akan mendapatkan hukuman.

Setelah dipanggil ke istana, Abu Nawas kembali dengan tidak berjalan kaki, berlari, melompat-lompat, merangkak, menunggang keledai atau binatang tunggangan lainnya.

"Bagaimana caramu kembali?" tanya Raja.
""Dengan bergelayut di bawah perut keledai, Baginda," jawab Abu Nawas.

Baginda raja tak membayangkan sama sekali kalau ternyata Abu Nawas berhasil dengan taktik yang tepat. Karenanya, Abu Nawas tidak jadi mendapat hukuman

Wednesday, January 28, 2015

LANJUTAN DOSA ISTRI : KELUAR DARI RUMAH TANPA IZIN SUAMI

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

       Terdapat juga tipe istri yang tidak memperhatikan ada atau tidaknya izin suami. Ia keluar dari rumah dengan mengabaikan suami. Dengan leluasa ia pergi ke rumah tetangga atau kerabat, menghadiri pesta-pesta, berbelanja ke pasar atau berkunjung ke tempat teman. Tanpa izin suami. Bahkan, bisa jadi ia berkilah kepada suami dalam melakukannya. Bila hendak pergi ke tempat yang tidak diperbolehkan suami, ia meminta izin untuk berkunjung ke rumah keluarga, dari sana ia pergi ke tempat yang diinginkan. Perbuatan ini termasuk tindakan nusyuk (membangkang), sebab suami mempunyai hak untuk melarang istri keluar.

       Ibnu Qudamah berkata :' Seorang suami mempunyai hak melarang istrinya keluar dari rumah untuk satu keperluan yang menjadi keharusan baginya, baik untuk berkunjung ke rumah orang tuanya, menjenguk atau menghadiri jenazah mereka berdua. Imam Ahmad berkata tentang seorang perempuan yang memiliki suami dan ibu yang sedang sakit, "Mentaati suami lebih wajib atas dirinya dari pada (menjunguk) ibunya, kecuali bila suami memberinya izin (untuk menengok ibunya).

       Pada kesempatan lain, Ibnu Qudamah berkata, " Seorang istri tidak boleh keluar rumah, tetapi, tidak seyogyanya suami melarang istri untuk berkunjung atau menjenguk kedua orang tuanya, sebab larangan itu berarti memutuskan hubungan istri dengan kedua orang tuanya dan mengondisikan istri untuk membangkang kepada mereka. Terlebih Allah SWT telah memerintahkan interaksi secara makruf, sedangkan tidak menjenguk dan mengunjungi orang tua tidak di sebut sebagai interaksi secara makruf.

      Ibnu Qudamah melanjutkan," Bila istri menunjukkan sikap membangkang, dengan cara membantah perintahnya, menolak memenuhi ajakan suami di tempat tidur, atau keluar dari rumah tanpa izin suami, maka suami berhak berpisah ranjang dengannya. Berdasarkan Firman Allah dalam surah An-Nisa' ayat 34 yang artinya "Maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka."

       Ibnu Abbas mengatakan,"Yakni, jangan kamu mengajaknya tidur di ranjangmu."Ibnu Jauzi berkata," seyogyanya seorang istri berhati-hati untuk tidak keluar, meskipun situasi memungkinkan dirinya untuk keluar. Seba, bila ia sendiri selamat dari fitnah, tidak ada jaminan bahwa orang-orang akan selamat dari fitnah akibat kehadirannya. Bila terpaksa harus keluar rumah, hendaknya ia keluar dengan izin dari suami dan dengan penampilan sederhana, lebih memilih jalan sepi dari jalan raya dan pasar, menjaga diri untuk tidak memperdengarkan suaranya, dan berjalan di pinggir jalan, tidak di tengahnya.

       Kesimpulan, keluarnya seorang istri dari rumah tanpa izin suami merupakan dosa besar. Ia mesti berhati-hati untuk tidak melakukannya, dan bertaubat kepada Allah SWT bila terjadi padanya. Kemudian, keluarnya seorang perempuan menjadi sebab setan menguasai dirinya, serta menghalanginya menikmati ketenangan dan kenyamanan berdiam di dalam rumah. Rasulullah SAW bersabda," Seorang perempuan adalah aurat. Bila ia keluar setan, mengawasi setiap gerak geriknya."

       Allah SWT berfirman : ' Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu, dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu."(Al-Ahjab ayat 33)

       Sekirahnya wanita muslimah mengetahui manfaat di balik berdiamnya ia di dalam rumah, berupa kebahagiaan, ketenangan, kenyamanan dan kenikmatan, tentu ia lebih memilih tetap berdiam di dalam rumah dari pada pergi keluar. Sekiranya ia mengetahui sejauhmana dampak negatif mereka yang sering keluar rumah, berupa terbengkalainya pekerjaan rumah, terpecahnya konsentrasi hati dan rasa sesak di dada, tentu ia tidak menyia-nyiakan kebahagiaannya di dalam rumah bersama anak-anak dan suaminya. ( Tentang penderitaan yang ditanggung perempuan akibat keluar dari rumah dan terhalang mendapatkan kenikmatan berdiam diri di dalam rumah bersama anak-anak telah diungkapkan oleh sejumlah selebriti di dunia seni, seut saja Marlyn Monroe, seorang aktris yang terbilang paling seksi pada masanya dan meninggal karena bunuh diri. Seorang peneliti yang mengkaji kasus bunuh dirinya menemukan sebuah surat yang tersimpan di kotak deposit Manhattan Bank di New York. Di Sampul surat terdapat pesan untuk todak membukanya sebelum dirinya meninggal. Setelah peneliti membuka surat tersebut ia mendapatinya tertulis dengan tangan Marlyn Monroe sendiri. Surat itu ditunjukkan untuk seorang gadis yang meminta nasihat Marlyn tentang jalan menuju dunia perfilman.

       Di dalam suratnya, Marlyn berkata kepada si gadis dan kepada setiap perempuan yang ingin bekerja di dunia perfilman atau keartisan,"Jauhilah olehmu ketenaran. Jauhilah setiap orang yang memperdayamu dengan sorot kamera. Sungguh aku perempuan paling malang di muka bumi ini. aku tidak bisa menjadi seorang ibu. Sebenarnya aku lebih senang tinggal di rumah. Kehidupan keluarga yang terhormat adalah segala-galanya. Kebahagiaan sejati seorang perempuan adalah di dalam kehidupan rumah tangga yang terhormat dan suci. Bahkan kehidupan rumah tangga adalah inti kebahagiaan bagi perempuan, bahkan inti sisi kemanusiaannya.

Tuesday, January 27, 2015

ORANG YANG CELAKA

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

l
       Allah telah berfirman : Wahai manusia, betapa banyak lampu yang padam oleh hembusan angin. Betapa banyak orang yang ahli ibadah celaka karena kesombongannya. Betapa banyak orang yang kaya celaka karena kekayaannya. Betapa banyak orang yang miskin karena kefakirannya. Betapa banyak orang yang sehat celaka karena kesehatannya. Betapa banyak orang yang berilmu celaka karena keilmuannya. Betapa banyak orang yang bodoh celaka karena kebodohannya. Andaikata tidak ada orang-orang tua yang selalu ruku', pemuda-pemuda yang khusyu', anak-anak kecil yang masih menetek air susu ibunya, dan binatang-binatang ternak yang berkeliaran mencari rerumputan, niscaya aku akan mengubah langit menjadi besi, bumi menjadi batu licin yang kering kerontang dan debu menjadi kerikil. Setetes pun tidak akan pernah Aku turunkan air hujan dari laingit, dan tak sebutir biji pun akan kutumbuhkan di bumi. Dan sungguh akan kucurahkan siksa kepadamu. (Hadits Qudsi diambilkan dari kitab "al-Mawa'idfi al-Ahadits al- Qudsiyyah, karya Imam Ghazali).

       Kandungan hadits di atas sangatlah jelas, hadits tersebut menggambarkan betapa hancurnya dunia ini di sebabkan oleh tangan-tangan manusia yang jahil tapi bodoh, karena dia tidak mau bersyukur atas apa yang Allah berikan kepada kita. Allah sudah memberi kehidupan kepada manusia dengan sangat sempurnanya, seperti bumi ini Allah jadikan begitu indah dan luasnya, apapun yang ada di atas bumi ini akan tumbuh subur, dan diperuntukkan untuk manusia itu sendiri. Akan tetapi banyak manusia yang memampaatkan ciptaan Allah ini hanya untuk mengambil keuntungan pribadi dan tidak memikirkan manusia lainnya dan memikirkan keseimbangan alam ini.

       Hadits di atas menggambarkan betapa celakanya orang yang beribadah karena kesombongannya, ini sangat banyak terjadi di lingkungan sosial bermasyarakat, banyak orang yang mengaku ahli ibadah, mengaku rajin sholat ke masjid, berzikir, dan bersedekah, tapi mulutnya, hatinya, prilakunya tidak sesuai dengan apa yang ia katakan, lakukan. Tindakannya selalu merugikan orang lain, menipu dengan kedok sebagia orang tua yang di tuakan, yang rajin ibadah, berbusana muslim selalu, ini adalah model terbaru orang menipu di masyarakat. 

       Dan begitu banyak orang kaya yang celaka karena kekayaannya. Banyak orang yang mengaku kaya tapi  tindakannya tidak sesuai apa yang ia katakan, ia tidak peduli dengan lingkungannya, ia tidak mau menolong orang yang susah, ia tidak mau menolong anak-anak yatim, orang jompoh, orang tua yang susah dll. dan orang kaya yang seperti ini pada hakekatnya ia dalah orang yang miskin, miskin harta, miskin hati, miskin ilmu, miskin amal dan lain-lainnya. Jadi oarng yang kaya tidak mau membantu orang lain berarti pada dasarnya dia orang yang miskin. Dan banyak lagi yang harus di perhatikan orang kaya, jangan sekali-kali orang kaya itu sombong dengan kekayaannya, karena Allah tidak tidur, lalai dengan apa yang dilakukan para hambanya, awas siksa Allah sangat pedih. 
 Dan kita sebenarnya harus bersyukur, karena masih banyak orang-orang tua yang masih ruku' sujud' dan anak-anak muda yang rajin beribadah, dan anak-anak kecil yang masih menetek, dan binatang-binatang yang masih bisa makan. Kita harus bersyukur kepada Allah yang masih memberikan kesempatan kepada kita untuk hidup tenteram, dan damai di dunia ini, Amiiiii. 

Monday, January 26, 2015

MENGINTIP DOSA DOSA ISTRI

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

1. Berlebihan dalam menuntut kesempurnaan

      Ada tipe istri yang tenggelam dalam khayalan dan berlebihan dalam menuntut kesempurnaan. Ia menduga bahwa pernikahan adalah surga Firdaus, tidak ada kesusahan, beban berat ataupun kesulitan. Ia membayangkan bahwa demikianlah seharusnya pernikahan, tidak ada tantangan, penghalang, ataupun problematika. Ketika ia berbenturan dengan realita berikut berbagai tanggung jawab, pengambilan keputusan, melahirkan anak-anak dan menghadapi problematika, ia tidak bisa menerima itu semua. Ia mengira dirinya telah salah dalam memilih pendamping hidup. Bahkan, isa jadi ia cenderung kepada penceraian guna membebaskan diri dari berbagai ikatan menurut persepsinya.-

       Yang demikian itu kerapkali terjadi. Penyebabnya adalah lemahnya pendidikan, berlebihan dalam memanjakan anak gadis, dan kurangnya informasi mengenai realita kehidupan rumah tangga. Di antara faktor penyebab terbesarnya adalah terinspirasi oleh cerita-cerita fiksi, sinetron telivisi atau film-film, di mana kehidupan rumah tangga digambarkan terbebas dari segala macam masalah.

        Ketika seorang istri memasuki ranah pernikahan, ternyata informasi yang satu mendustakan informasi yang lain. Ia dikejutkan oleh situasi yang sama sekali tidak terlintas di benaknya. Maka, seorang istri yang cerdas meski bersikap adil dalam mengarahkan pandangannya. Jangan sampai ia terlena di alam mimpi, tersesat di belantara imajinasi atau berlebihan dalam menuntut kesempurnaan. Kehidupan pernikahan bukanlah pertunjukan yang ditampilkan hanya dalam satu periode waktu, bukan juga cerita di mana penulisnya bebas berkelana di dunia khayal. Namun, kehidupan pernikahan adalah realitas nyata. Di dalamnya ada penderitaan dan cita-cita, ada kegembiraan dan keussahan. Kondisinya sama persis dengan kehidupan besar secara umum. Tidak ada pilihan lain, kecuali menghadapinya dan memperlakukannya dengan baik.

       Satu hari milik kita dan satu hari milik mereka

       Satu hari kita bahagia, hari yang lain kita berduka

       Yang demikian itu bukan berarti kehidupan pernikahan adalah sangkar penuh kezholiman, atau neraka jahim dengan siksa tak tertanggungkan. Melainkan pernikahan adalah sikap saling menolong, saling berkasih sayang, dan mengakui kekurangan pihak lain. Permasalahan dan kekuranagan yang menghadang di tengah perjalanan pernikahan tidaklah menghapus kegembiraannya. Bahkan, terkadang permasalahan itu menjadi penyedap atau rahasia kebahagian pernikahan. Maka, memilkul tanggung jawab dan menerima beban berat serta bebagai konsekkuensi merupakan faktor terbesar bagi terwujudnya kebahagiaan. Orang yang paling nyaman adalah orang yang paling banyak marasakan payah, dan orang yang paling payah adalah orang yang lebih sering hidup nyaman.
       Aku melihat kenyamanan besar, tetapi tak kulihat ia bisa teraih

       Kecuali dengan menyeberang jembatan rasa lelah

       Bahkan, banyak waktu luang dan sering menganggur merupakan sebab terbesar melemahnya tekad, serta munculnya kegelisahan dan kerisauan.

Thursday, January 22, 2015

AMALAN YANG MENYELAMATKAN DARI SIKSA KUBUR

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
I.   Mati syahid di front pertempuran

     Dari Miqdad bin Ma'di Yakrib katanya Rasulullah SAW bersabda : yang artinya;
"Orang-orang mati syahid mempunyai enam keutamaan di sisi Allah,
1. Memperoleh ampunan semenjak tetes darah pertama mengucur
2. Melihat tempat tinggalnya di surga
3. Dilindungi dari siksa kubur
4. Aman dari ketakutan maha dasyat
5. Diberi perhiasan iman, dikawinkan dengan bidadari surga, dan 
6. Memperoleh tiket memberi syfaat 70 anggota keluarganya.
(Hadits riwayat Tirmizi dalam shohih Sunnan Tirmizi 1358, Ibnu Maja dan Ahmad, silakan lihat Ahkam Aljanaiz h 50.

     Dari seorang sahabat Nabi SAW, ia bertanya, wahai Rasulullah, mengapa orang mukmin di kubur mereka masih ditanya?, sedang yang mati syahid tidak? Nabi menjawab, cukuplah kilatan pedang (peperangannya) sebagai ganti ujian kubur itu."

2.  Berjaga-jaga di Front pertempuran (daerah konflik)

     Dari Salman katanya :
     "Sehari semalam berjaga-jaga do front pertempuran (daerah konflik) lebih baik dari pada puasa sebulan sekaligus sholat malam (tarawih)nya, sekiranya ia meninggal di daerah tersebut, amalannya terus mengalir dan rezekinya didatangkan, serta dilindungi dari ujian kubur." ( H.R.Muslim).

     Dari Nabi SAW bersabda :
"Setiap mayit amalnya ditutup (terhenti) selain orang yang riath fi sabilillah, karena amalnya terus ditumbuhkan (mengalir) hingga kiamat tiba, dan ia dieri jaminan keamanan dari ujian kubur." (H.R. Abu Dawud, Tirmidzi dan lainnya).

3.  Mati karena sakit perut

     Dari Abdillah bin Yasar katanya, aku pernah duduk bersama Sulaiman bin Shurad dan Khalid bin Urfathah. Mereka perbincangkan seseorang yang meninggal karena sakit perutnya. Keduanya berkeyakinan bahwa ia terhitung syahid. Satunya berujar kepada yang lain, bukankah Rasulullah SAW bersabda :" Barangsiapa meninggal karena sakit perutnya, sama sekali ia tidak disiksa dalam kubur." Yang lain terus memberi komentar, benar! Dalam riwayat lain dengan redaksi , engkau benar. ( Nasa'i dalam shohih sunnan 1939, Tirmizdi dalam shohih sunnan Tirmizdi 849 dan lainnya. Silahkan lihat Ahkam Al-Janaiz h 53.)

4.  Membaca surat Tabaraka atau surat Al-Mulk (Surat ke67).
     
     Dari Abdillah Bin Mas'ud katanya, Nabi SAW bersabda :" Surat Tabaroka (atau surat Al-Mulk) adalah pelindung dari siksa kubur." (Abu Syaikh dalam Thabaqat Al-Ishbahani dan disahikan oleh syaikh kami dengan ebrapa penguat dalam Ash-shahihah 1140).

5.  Meninggal hari atau malam jum'at.

     Nabi SAW bersabda :"Siapapun muslim yang meninggal hari atau malam jum'at, selain Allah melindungi dari ujian kubur." (Ahmad dan Termizdi dalam shohih Sunnan Tirmizdi 858, dan lainnya silahkan lihat Ahkam Al-Janaiz h 50.)

Wednesday, January 21, 2015

ARTI SEBUAH KETULUSAN SEORANG IBU

                                                            السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

       Di jaman Nabi SAW. Tersebutlah seorang pemuda namanya 'Alqomah. Ia sedemikian sungguh-sungguh taat kepada Allah dengan shalat, puasa, dan juga sedekah. Karena suatu hal, ia pun jatuh sakit. Sakitnya bertambah parah. Istrinya mengutus utusan kepada Rasulullah yang isinya, " assalamu'alaikum? Perkenankan kami membetitahukan bahwa suami kami, Alqomah sudah dalam keadaan naza' (sekarat kematian). Maka saya memberitahukan kepada Anda perihal keadaannya.

       Nabi mengutus tiga sahabatnya seraya berujar, "Tolong kalian berangkat menemuinya, dan tuntunlah syahadat," Ketiganya pun berangkat menemuinya. dan ditenui Alqomah sudah diambang sekarat kematian. Mereka segera mentalqinkan dengan syahadat namun lisannya tak juga mengucapkan.

       Maka mereka utus utusan menghadap nabi untuk mengabarkan bahwa Alqomah tak bisa menugucapkan syhadat. " Adakah orang tuanya yang masih hidup? Tanya Nabi. Ada, yaitu ibunya, hanya usia sudah lanjut," jawab hadirin. Rasulullah lantas mengirim utusan menemui ibu Alqomah seraya berpesan, tolong katakan kepada ibunya, jika ibunda masih bisa berjalan, temuilah Rasulullah, kalaulah tidak, biarlah ibunda di rumah saja, nanti Rasullah yang mendatangi ibunda.

       Utusan itu pun menemui ibu Alqomah dan menyampaikan pesan Rasulullah. Kata ibu Alqomah demi jiwaku yang menjadi tebusannya, saya lebih berhak untuk menjumpai beliau. Ia pun berangkat dengan bersandarkan kepada tongkatnya. Menemui Rasulullah. Setelah ibu Alqomah mengucapkan salam dan Rasul menjawabnya, Rasul bertanya, Wahai ibu Alqomah, bagaimana keadaan anakmu, Alqomah, Wahai rasulullah, ia sebenarnya banyak sholat dan puasa, lagi pula banyak sedekah.

       Lalu bagaimana keadaanmu/ tanya Rasul? saya sekarang baru jengkel terhadapnya!, tegas ibunya lagi.

       Apa sebabnya? Lanjut Rasul lagi.

       Iya, karena ia lebih mengutamakan istrinya dari pada diriku, jelas ibu Alqomah,

       Rasulullah memberi penjelasan, " Kejengkelan ibu Alqomah terhadapnya, menjadikan Alqomah tak bisa mengucapkan syahadat," Lantas Rasulullah berujar, wahai Bilal, kumpulkan kayu bakar.

       Untuk apa? tanyak ibu Alqomah.

       Aku kan membakar anakmu dihadapanmu, tegas Rasulullah.

       Ibu Alqomah menyahut," Wahai Rasul , hatiku tak bisa menerima jika anakku dibakar di depanku?

       Rasulullah berujar, wahai Ummu Alqomah, siksa Allah lebih besar dasyat dan lebih kekal, jika kau berkenan Allah mengampuninya, ma'afkanlah anakmu. Demi Dzat yang menguasai nyawaku, segala kebaikan Alqomah berupa sedekah dan sholat, tak berguna baginya selama engkau murka kepadaanya.

       Kata ibu Alqomah, wahai Rasulullah, saya bersaksi kepada Allah, malaikatnya dan siapapun kaum muslimin yang menghadiriku, sekarang saya telah ridha kepada anakku, Alqomah.

       Wahai bilal, sahut Rasul, pergilah sana, dan lihatlah, apakah Alqomah sudah bisa mengatakan lailahaillallah ataukah belum? Siapa tahu ibu Alqomah mengatakan sesuatu yang diluar hatinya hanya karena malu terhadapku? Bilal pun berangkat dan mendengar Alqomah dari dalam rumah mengucapkan lailahaillallah,

       Bilal masuk dan berujar, Wahai para hadirin yang terhormat, kemarahan ibu Alqomah menjadikan mulut Alqomah tak bisa mengucapkan syahadat, dan keridhoannya menjadikannya bisa bicara.

       Alqomah akhirnya meninggal di hari itu. Rasulullah pun hadir dan memerintahkan agar ia dimandikan dan dimakamkan. Nabi pun menyolatkan dan menghadiri upacara pemakamannya, nabi lantas berdiri disamping lahadnya dan menyampaikan pidato, " Wahai kaum Muhajirin dan Anshor yang terhormat, siapa saja yang lebih mengutamakan istrinya dari pada ibunya, maka ia mendapat laknat Allah, malaikatnya dan manusia keseluruhan. Allh juga tidak menerima ibadah wajib dan sunnahnya, terkecuali Allah mengampuni, dan ia kembali berbuat baik kepada ibunya dan meminta keridhoaannya. Sungguh keridhoannya keridoan Allah ada pada keridhoan ibu. (namun kisah ini didhifkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Dhaif Targhib Wat Tarhib no 1487)

Belajar Dari Sebutir Telur Ayam

                                                        السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Apa yang anda perhatikan dari sebutir telur ayam kampung?

Bentuknya atau isinya? Bukan masalah bentuknya yang lonjong.

Ataupun isinya yang selalu bermanfaat buat kehidupan manusia. Namun disini kita berbicara masalah bagaimana proses seekor induk ayam kampung dalam menghasilkan telur sampai menetas menjadi anak ayam.

Dimulai saat bertelurpun. Induk ayam pun dengan semangatnya. Berketok nyaring sehingga kita yang berada di sekitarnya pun tahu bahwa si ayam ini pasti sedang bertelur.

Saat bertelur dengan semangat. Ini menunjukkan bahwa sang ayam sangat termotivasi menghasilkan telur. Bila si ayam ini dapat berbicara saya yakin dia pasti berkata,”Nih, gua berhasil.”

Sama seperti kita ketika mendapatkan apa yang telah kita impikan tentu kita menjadi semangat.

Nah, sekarang saat proses telur menetas menjadi seekor anak ayam. Perlu diberi sebuah kehangatan dari induknya. Waktu menetas pun sudah ditentukan mnimal 21 hari atau lebih.

Saat menetas pun si calon anak ayam inipun akan melalui proses dengan retak sedikit demi sedikit cangkang telur. Lalu secara perlahan ketika lubang sudah cukup besar maka telurpun akan terbelah dua. Secara perlahan dengan lembut si anak ayam yang masih merah ini akan keluar dari cangkang telurnya.

Apa yang dapat dipelajari dari telur ayam ini?

Saat si ayam berhasil bertelur. Sebenarnya sama dengan kita ketika memperolah ide atau insight baru. Mungkin kita akan berteriak, Eureka !

Eureka adalah teriakan Archimedes, ketika ia masuk kedalam bak mandi dan menyadari bahwa permukaan air naik, sehingga ia menemukan bahwa berat air yang tumpah sama dengan gaya yang diterima tubuhnya.

Eureka adalah kata seruan yang digunakan untuk melambangkan penemuan suatu hal. Kata ini berasal dari bahasa Yunani Εὕρηκα/Ηὕρηκα – Heurēka/Hēurēka yang berarti “Aku telah menemukannya.”

Proses mengerami telur. Adalah sebuah proses perjalanan yang perlu kita lalui apakah ide yang telah kita temukan ini sesuai dengan hasil yang diharapkan. Disinilah kita perlu proses kehangatan dari bimbingan dari seorang mentor.

Tugas seorang mentoring adalah memberikan sebuah bimbingan supaya sang mentee (orang yang dimentor) berhasil melalui proses kehidupannya sehingga berhasil mendapatkan apa yang telah dirintisnya atau dijalaninya.

Proses Telur Menetas. Nah ini lah proses yang sangat menentukan. Saat si anak ayam mau menetas. Maka si cangkang telur akan pecah dengan sendirinya. Tanpa perlu dibantu oleh siapapun. Artinya disini saat kita menemukan motivasi dalam diri kita. Kita akan menjadi kuat oleh keadaan apapun juga. Karena motivasi ini berasal dari dalam bukan dari luar.

Coba perhatikan bila telur itu retak sedikit. Kemudian dengan sengaja kita bantu menambah retaknya. Tujuan baik supaya si anak ayam cepat keluar. Apa yang terjadi? Mungkin saja si anak ayam menjadi mati. Karena apa? Ya itu tadi dia tidak mengalami prosesnya.

Bila proses sudah dialami maka percayalah kita menjadi kuat dalam menghadapai kondisi apapun juga.

Cara Belajar Efektif dan Mudah Paham

                                           السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


alt1. Belajar tanpa Mood
Belajarlah karena kesungguhan kita untuk berubah, jangan belajar hanya dengan berlandaskan mood saja.

iya kalau pas nice mood, la kalau pas bad mood kita jadikan alasan untuk kita tidak belajar, saya berani jamin ilmu yang anda pelajari akan sama halnya dengan air yang menetes di lapangan panas, sangat mudah menguap. Jadi jangan pernah belajar berdasarkan mood ya kalau ingin hasil yang memuaskan.

2. Belajarlah di manapun anda suka
Carilah tempat yang nyaman dan dapat menenangkan pikiran kita sewaktu belajar, dengan keadaan yang nyaman kita akan lebih mudah dalam memahami materi.

3. Jangan belajar terlalu banyak ketika akan ujian
Inilah sebuah doktrin yang saya rasa sangat keliru, "kamu harus belajar sungguh-sungguh, besok ada ujian"..kira-kira teman-teman sudah mendengar ocehan yang seperti itu? Ini adalah kesalahan, sebenarnya ketika akan ujian itu kita gunakan untuk merehat otak sekejap, justru pas hari-hari biasalah kita harus sungguh-sungguh. Sistem KS (kebut semalam) sangat merusak cara berpikir kita, karena hanya akan menimbulkan tekanan bukan pengetahuan.

4. Belajar sambil diskusi
Belajar secara kelompok memang dimaksudkan agar seseorang yang kurang mampu memahami materi bisa berdiskusi dengan orang yang sudah paham. Sehingga pertukaran ide terus berjalan, yang pintar tidak semakin pintar, begitu pula yang bodoh tidak semakin terperosok. Semua bisa menjadi seimbang.

5. Belajar dengan diiringi musik
Musik memang bisa meningkatkan konsentrasi kita dalam belajar, namun hal ini tidak selalu terjadi pada setiap orang. Ada beberapa orang yang malah suka keadaan yang hening. Jadi, jika musik bisa membantumu berkonsentrasi, just listen it smile emoticon

6. Jangan hanya menghafal
metode menghafal mungkin bisa menyukseskan kita dalam mencari "nilai-yang-baik", namun apakah pengetahuan kita bertambah? tidak. Pahamilah materi dengan mempelajari konsep-konsepnya, bagaimana hal itu bisa terjadi, mengapa, apa selanjutnya, begitulah cara berpikir yang harus dikembangkan meskipun memakan waktu yang cukup lama. Sehingga kita akan tahu betapa indahnya Ilmu Pengetahuan itu. Dalam film 3 idiots, ada sebuah quotes yang sangat mengena: "Dengan menghafal, kamu bisa menghemat waktumu selama 4 tahun di universitas, namun kau telah menghancurkan 40 tahun hidupmu kedepan"

7. Jangan malu-malu untuk bertanya
Bila kita ada yang belum paham mengenai materi yang diajarkan, cukup dengan acungkan jari dan bertanyalah kepada bapak/ibu guru, jangan malu bertanya bila kita tidak bisa, jangan jadikan gengsi "takut dibilang lambat oleh teman2" sebagai alasan, karena hal yang seperti itu tidak masuk akal!

8. Coba dan Gagal (Trial and Error)
Dalam hidup ini, gagal adalah teman kita juga, jadi jangan pernah menghindar darinya. Kita terjatuh, untuk apa? agar kita tahu bagaimana cara untuk bangun. Kita tidak akan pernah tahu yang benar itu bagaimana jika kita tidak kenal dengan KESALAHAN dulu. Materi yang sesulit apapun, pasti akan bisa kita kuasai asal tidak ada kata menyerah memahaminya. Coba terus, gagal sudah biasa.

9. Cintailah mata pelajaran yang anda suka
Anda tidak bisa dalam fisika (misal), namun anda sangat mencintai pelajaran yang satu ini. Maka dengan kecintaan itu, suatu saat akan menjadikan anda seorang fisikawan hebat, karena sesuatu yang dilakukan sepenuh hati akan menghasilkan hasil yang memuaskan. Sekarang tidak bisa, namun karena kecintaan tersebut anda mempelajarinya setiap waktu, tunggulah hingga mimpi indah tiba. You'll be the best, but wait until the time's coming on kiki emoticon

10. Ingatlah tujuan utama kita sekolah
Tujuan utama kita sekolah ialah untuk mencari ilmu pengetahuan, bukan hanya menerima "Cara Untuk Memperoleh Nilai yang Baik" saja. Nilai tidak akan bisa mencerminkan kualitas seseorang, lihatlah kenyataannya. Tidak masalah kita ada di peringkat berapapun, yang terpenting ialah belajar bukan untuk mencapai kesuksesan..tetapi untuk membesarkan jiwa. ini merupakan Cara Belajar paling Efektif yang terus saya gunakan, karena saya yakin ilmu bukan sebatas CORETAN NILAI, tapi banyaknya kita berbagi kepada sesama.

11. Kunci semua metode belajar
Kuncinya terletak pada kesungguhan kita dalam berdo'a, karena saya masih ingat betul ada yang bilang kecerdasan seseorang 73% dari kesungguhan do'anya, sedangkan 27% dari belajar. Intinya do'a sangatlah penting, sebagai bentuk pasrah kita Kepada Allah. Namun belajar juga sangatlah penting, ingat! Tidak bisa mencapai 100% tanpa ada yang 27% tersebut.

SAYA TAK AKAN MASUK MASJID SELAIN KETIKA SUDAH DALAM PETI MATI

                                                                 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

       Seorang lelaki renta saban hari berjalan di depan masjid, mereka yang dikenal baik selalu memberi nasihat, "Mbah, mbok ya ke masjid, sholatlah dua rakaat kepada Allah. Siapa tahu engkau meninggal dalam keadaan baik, sholat,"
       Namun jawabannya selalu, " Saya tak bakalan masuk masjid terkecuali jika diatas papan!, " maksudnya diletakkan dalam peti mati.
       Terus begitu kondisinya hingga hari kematian itu tiba. Itu terjadi ketika rumah laki-laki itu dibangun. Ketika proses pembangunan selesai, ia mengamat-ngamati, siapa tahu ia sudah bisa memindahkan prabot rumah tangganya. Ia berusaha melompati pagar, namun kemudian terjengkang ke tanah. Si Embah keadaannya antara mati dan sadar, sehingga orang-orang membawanya ke rumah sakit. Kejadian semangkin parah sehingga kematian tak terelakkan. Ketika mereka kembali ke rumah, mereka temukan jasadnya menggelembung seperti balon.
       Kata mereka, " Kalian wajib memakamkannya secepatnya mungkin sebelum jasadnya mbledos(pecah). Inilah akhir kehidupan yang penus sial. Kita berlindung kepada Allah dari keadaan yang demikian.
       Ya Allah, berilah kami husnul khotimah, Jangan Engkau wafatkan kami selain kami layak masuk surga Mu. Jadikanlah kami mencintai orang shalih dan jadikanlah kami teman RasulMu SAW.

LAMPU MINYAK UNTUK MENERANGI JALAN SI MAYIT

                                                            السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

       Masih banyak tradisi unik dalam ritual penyelenggaraan jenazah. Saat jenazah diusung keluar rumah, serombongan orang berjalan mendahului kerenda dengan membawa 'ubo rampe' (perlengkapan) yang telah disiapkan. Salah satunya adalah lampu minyak. Ada pula yang menggunakan obor, kemenyan atau arang yang dibakar. Konon lampu itu bisa menerangi arwah menuju kuburan. Agar arwah mendapatkan jalan terang di akhirat. Meskipun ada pula pendapat, itu hanyala simbol, yang mengandung filosofis dan pesan bagi yang masih hidup, agar manusia berusaha mencari jalan terang menuju akhirat. 
      Adapun alasannya; tradisi itu telah diyakini memiliki pesan khusus yang bisa menolong arwah yang dimaksud.Sedangkan syariat tidak mengajarkan seperti itu. Bahkan, itu adalah tradisi orang-orang jahiliyah dahulu. Sehingga,  seorang sahabat mulia, Abu Sa'id al- Khudri yang meriwayatkan 1170 hadits dari Nabi SAW pernah bewasiat kepada putranya  yang bernama Abdurrahman,
       "Wahai anakku, apabila aku meninggal dunia kelak, kuburkanlah aku di Baqi, jangan engkau buat tenda untukku, jangan engkau mengiringi jenazahku dengan membawak api, jangan engkau tangisi aku dengan meratap-ratap,,"
       Jika tujuannya untuk mengingatkan manusia akan bekal yang bisa "menerangi" jalan di akhirat, mengapa harus dengan simbol yang  ' njelimet' seperti itu. Faktanya, caraitu sama sekali tidak efektif, pesan ruhani dalam ritual itu juga tidak sampai kesasaran. Pernakah kita mendengar atau bahkan merasakan sendiri langsung, tersadar dari kelalaian dengan memperhatikan lampu yang mengiringi jenazah tersebut?
       Di samping itu, tradisi ini jelas kebid'ahannya, tak ada contoh dari Nabi Muhammad SAW, dan mengundang spekulasi munculnya keyakinan-keyakinan yang sesat. Seperti, mengaitkan nasib si mayit dengan lampu yang mati di tengah jalan dan lain-lain.
       Cukuplah dimengerti, bahwa amal shaleh dengan berbagai jenisnya akan meyelamatkan manusia di akhirat dan secara khusus, shalat menjadi 'nur' penerang sebagaimana hadits Nabi SAW " ashsholatu nuurun, sholat adalah cahaya yang menerangi,
       Begitupun dengan hadits Nabi SAW ; Yang artinya " Berilah kabar gemira bagi orang-orang yang berjalan di belakang menuju masjid, dengan cahaya (baginya) pada hari kiamat." (H.R. Dawud, al-abani menyatakan shahih)
       Maka, bagi yang ingin mendapatkan penerangan di kubur, ingin mendapat cahaya pada hari kiamat , hendaknya memperbanyak langkahnya menuju masjid, meskipun dalam kondisi gelap.
       Tak hanya itu, orang yang sholat juga mendapatkan cahaya di dunia, berupa petunjuk yang dengannya dia memiliki sensor dan kepekaan terhadap dosa yang harus dihindari. Karena shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Sholat juga menjadi penerang untuk meraih tujuan dan sirnanya kesulitan. Karena Allah berfirman, " Dan mohonlah pertolongan dengan sabar dan sholat. "(Q.S. Al-baqoroh ayat 45) Wallahu a'lam
(Abu Umar Abdillah)
ar-risalah
       

Thursday, March 27, 2014

KULIHAT MEREKA MENGENCINGI KUBURAN

Saya mempunyai teman dekat, tutur pemilik kisah ini. Ia berpulang kerahmatullah seminggu yang lalu karena tragedi kecelakaan. Kiranya Allah memasukkannya ke dalam keluasan rahmat-Nya dan memberi kesabaran bagi keluarganya. Kawanku ini mempunyai sekian banyak website dan link porno yang isinya gambar-gambar seks. Sayangnya, kita tidak tahu passwordnya.

ULAR RAKSASA MELILIT JASADNYA

Kami dalam acara dakwah keliling di Yordania. Suatu hari, ketika kami shalat Zhuhur di salah satu masjid di kota Zurqo', tepatnya ketika duduk bersama peserta pengajian yang diisi seorang Kyai dari Kuwait, tiba-tiba beberapa anak muda masuk masjid dengan cara tak wajar seraya memanggil-manggil mana pak Kyai? mana pak Kyai?

Mereka pun mendatangi Kyai dari Kuwait tadi seraya melapor gugup : " Bapak Kyai, kami mempunyai kabar duka, seorang anak muda kami, meninggal pagi tadi karena kecelakaan yang butuh pengobatan. Ketika kami gali kuburan, tiba-tiba ada ular raksasa dalam kuburannya. Sampai sekarang, kami tak bisa memakamkan anak muda tadi dan tidak tahu apa yang harus kami lakukan!.

Bapak Kyai tadi pun berdiri dan kami mengikutinya. Kami pergi bersama ke kuburan. Kami lihat kuburannya, dan kami dapati ada ular besar yang melingkarkan kepalanya dalam kubur, sedang ekornya di luar, matanya, meneropong orang-orang.

Kata bapak Kyai, kalau begitu, jangan kubur disitu, galilah tempat lain. Kami pun berpindah ke lubang berikutnya yang digali. Jaraknya 200 meter dari lubang pertama. Ketika kami gali, dan itu tepatnya ketika hampir selesai, tiba-tiba ada ular keluar lagi. Kata bapak Kyai, ayo kita teliti kubur pertama lagi!.

Tak tahunya ular telah menerobos tanah dan kembali ke kubur pertama lagi. Kata bapak Kyai, kalaulah kita paksakan menggali kuburan ketiga dan keempat, tentu ular itu akan muncul lagi. Apapun solusinya, kita harus bisa menyelesaikannya.

Akhirnya kami mencari arit dan tongkat untuk menghalau ular itu. Ular itu berhasil kami angkat dan mau menyingkir dari kubur, meski hanya berhenti di tepinya. Semua pengunjung menyaksikan kejadian ini sisertai ketakutan dan kepanikan. Sampai-sampai sebagian ada yang pingsan dan harus dibawah ambulans. Pasukan keamanan pun terpaksa diturunkan. Mereka cegah masyarakat untuk mendekati kubur selain para Kyai dan kerabat mayit.

Jenazah pun didatangkan dan dimasukkan kubur. Tiba-tiba ular bergerak dengan gesit dan cepat yang mengepulkan debu-debu. Si ular terus menuju kubur bagian bawah sehingga petugas pemakaman yang dalam kubur berhamburan menyelamatkan diri karena ketakutan. Si ular langsung melilit mayat itu semenjak kedua kakinya hingga kepalanya, hingga kelihatan kepalanya pecah.

Kata salah seorang pengunjung : Kami mendengar suara remukan tulang-tulangnya, krek, krek, sebahagiamana kayu bakar remuk. Ketika debu mulai reda, dan suasana agak tenang, kami mencoba mengamati kubur, dan ular masih seperti semula. Ia melilit jasadnya dan kami tak bisa berbuat apapun.

Kata bapak kyai, "sudahlah, tutup saja kuburan itu dengan tanah. Akhirnya kami ratakan dengan tanah, dan kami kunjungi kedua orang tuanya," Ia anak yang baik dan taat, sayangnya tak mau sholat!!!.

al-Hidayah
Kisah Nyata Seputar Kematian & Alam Kubur

BERKACA PADA SEJARAH ANDALUSIA

Pada masa lalu kota- kota seperti Barcelona, Real Madrid,Valencia, Sevilla Dan Malaga, dihuni oleh kaum muslimin dan berada di bawah pemerintahan Islam, yakni Andalusia.

Sejarah tentang Andalusia adalah kisah tentang kegemilangan kaum muslimin yang berhasil menaklukan wilayah di benua Eropa yang kemudian mengisi dengan tinta emas kejayaan dan keunggulan peradabannya.

Ketika wilayah Andalusia yang saat ini terletak di Spanyol dan sebagian kecil Portugal berada di bawah kekuasaan kaum Muslimin, jejak - jejak kecermelangan peradaban mereka menjadi rujukan bangsa - bangsa Eropa.
Banyak ilmuan dan ulama - ulama yang ahli dalam berbagai bidang dan juga menjadi pioner ilmu pengetahuan dan juga menjadi acuan ilmuan - ilmuan barat.

Andalusia negri indah dan eksotis, berada di bawah kekuasaan kaum muslimin selama kurang lebih delapan abad.
Kekhalifaan Islam dan dinasti - dinasti kaum Muslimin berhasil mengubah wilayah di daratan Eropa menjadi simbol kegemilangan peradaban dan kekuatan kaum Muslimin.
Namun, setelah itu kekuasaan Islam di Andalusia runtuh akibat berbagai persoalan yang mendera kaum Muslimin, disamping juga perlawanan yang terus dikobarkan kaum salibis.

Sunday, September 22, 2013

Kisah Gadis Penjual Kue


Suatu hari, tampak seorang pemuda tergesa-gesa memasuki sebuah restoran karena kelaparan sejak pagi belum sarapan.
Setelah memesan makanan, seorang anak penjaja kue menghampirinya, "Om, beli kue Om, masih hangat dan enak rasanya!"
"Tidak Dik, saya mau makan nasi saja," kata si pemuda menolak.
Sambil tersenyum si anak pun berlalu dan menunggu di luar restoran.
Melihat si pemuda telah selesai menyantap makanannya, si anak menghampiri lagi dan menyodorkan kuenya. Si pemuda sambil beranjak ke kasir hendak membayar makanan berkata, "Tidak Dik, saya sudah kenyang."
Sambil terus mengikuti si pemuda, si anak berkata, "Kuenya bisa dibuat oleh-oleh pulang, Om."
Dompet yang belum sempat dimasukkan ke kantong pun dibukanya kembali. Dikeluarkannya dua lembar ribuan dan ia mengangsurkan ke anak penjual kue. "Saya tidak

Kisah Anak Kecil Yang Membungkam Dunia Selama 6 Menit

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yangg bernama Severn Suzuki, seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization ( ECO ).

ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.

Posting Terbaru