Rumah kami setiap pagi pasti akan selalu disibukkan dengan
persiapan anak-anak berangkat sekolah. Mulai dari mandi pagi, berdandan,
sarapan, dan mengantarkan anak-anak ke sekolah. Kesibukan yang sangat
luar biasa, tetapi memberikan
kenikmatan tersendiri karena momen pagi bagi sangat penting sekali
terutama saat menjelang sekolah. Banyak hal yang selalu saya titipkan
pada anak-anak saya, misalnya: jangan lupa ya… perhatikan guru saat
mengajar, jangan lupa PR diserahkan ke guru, dll. Hal ini saya lakukan
untuk sekedar mengingatkan anak-anak betapa pentingnya mempelajari ilmu
untuk bekalnya di masa akan datang.Melihat kesibukan kakak-kakaknya, anak saya yang nomor tiga yang hampir berumur 3 tahun, langsung berkomentar…Mau aku juga mau sekolah..Boleh kan….Ma…Saya hanya menanggapi dengan tersenyum saja. Namun beberapa hari ini keinginan untuk sekolah sangat tinggi sekali, yang akhirnya membuat saya berpikir untuk menyekolakannya. Ya, sekolah PAUD kayaknya labih cocok untuk anak saya yang hampir berusia tahun. Tetapi saya ingin tahu apa itu PAUD, dan apa saja yang diajarkan di sekolah PAUD. Untuk itu saya mulai tanya ke sana kemari tentang PAUD dan berusaha cari-cari artikel tentang PAUD di internet.
1.Pengertian PAUD
Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_anak_usia_dini). Sedangkan berdasarkan UU Sisdiknas N0. 20/2003 Pasal 28 ayat 1 bahwa yang dimaksud anak usia dini adalah 0-6 tahun.
Pendidikan ini diberikan kepada anak-anak usia dini supaya mereka dapat bersosialisasi dengan baik terhadap lingkungannya yaitu dapat mengenal antara satu teman dengan teman yang lainnya sehingga sosialisasinya baik, selain itu juga untuk mempersiapkan mental mereka pada saat memasuki ke jenjang yang lebih tinggi yaitu sekolah SD. Selain itu PAUD merupakan salah satu bentuk pendidikan yang mengarah kepada pertumbuhan dan perkembangan fisik anak, memiliki daya kecerdasan, paling tidak anak-anak dapat mengembangkan kemampuannya dalam berpikir, mampu mengelola emosionalnya dengan baik, mampu berkomunikasi dengan teman, guru, bersikap dan berperilaku dengan baik serta memahami agama.
2. Tujuan PAUD
Tujuan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini adalah sebagai beriku:
a. Menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas yang dimulai sejak dini
b. Mempersiapkan mental anak untuk menuju sekolah ke jenjang lebih tinggi
c. Membantu kesiapan anak untuk belajar dengan lebih baik
3. Bagaimana Peran Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak Pada Usia Dini
Anak merupakan investasi bagi orang tua, untuk itu peran orang tua (Ayah dan Ibu) dalam mendidik, membimbing, dan mengarahkan mereka menjadi sumber daya yang berkualitas sangatlah besar. Untuk itu pemahaman pendidikan terhadap anak-anak dapat di mulai sejak usia dini. Bukan hal yang mudah untuk menanamkan pendidikan anak dari usia dini, namun kita sebagai orang tua perlu kerja keras untuk dapat memahami, mengerti tentang kehidupan anak-anak yang penuh dengan ceria, bahagia, serta keajaiban-keajaiban yang sebelumnya tidak pernah terpikir dalam otak kita sebagai orang tua. Mengajak mereka untuk memahami makna kehidupan dengan cerita-cerita atau kisah-kisah yang sarat akan akhlak dan budi pekerti tinggi merupakan salah satu cara untuk mengarahkan mereka ke arah pendidikan agama yang lebih mantap lagi. Sedangkan mengajak mereka pergi ke tempat rekreasi merupakan salah satu cara memberikan pendidikan tentang lingkungan, misalnya bagaimana menjaga kebersihan di lingkungan rekreasi agar tetap terjaga, maka harus membuang sampah pada tempatnya. Saya kira masih banyak cara yag harus kita lakukan untuk memberikan pendidikan, untuk itu orang tua harus kreatif sehingga anak akan mudah memahami apa yang diberikan oleh orang tua.
Hal itu semua dilakukan untuk mempersiapkan anak-anak kita menuju ke arah kemandirian agar mereka menjadi manusia yang berakhlak, berbudi pekerti, bersikap yang lebih baik, artinya mereka menjadi manusia yang berkualitas untuk membangun Negara.




0 comments:
Post a Comment